Media  

Pondok Pesantren As’adiyah Pengkendekan gelar Pelatihan Penyusunan Administrasi Guru Kurikulum 2013 dan Kurikulum Merdeka

banner 468x60

Porostengah.com, Luwu Utara – Pondok Pesantren As’adiyah Pengkendekan menggelar kegiatan pelatihan dengan teman “Penyusunan Administrasi Guru Kurikulum 2013 dan Kurikulum Merdeka” diadakan di Pondok Pesantren As’adiyah Pengkendekan Kec. Sabbang Kabupaten Luwu Utara selama 2 hari, Rabu-Kamis (12-13/10/2022) sekira pukul 07:30 Wita.

Penerapan Kurikulum Merdeka pada madrasah masih berupa piloting dan belum semua madrasah menerapkannya. Maka dari itu seluruh guru madrasah harus terlatih dan paham setiap perubahan yang ada dalam penerapan pendidikan.

kegiatan Pelatihan Penyusunan Administrasi Guru Kurikulum 2013 dan Kurikulum Merdeka ini di bawakan oleh 2 pemateri Kementerian Agama Kabupaten Luwu Utara, Hamzah, S.Ag. dan Rusdi SS.

Dalam sambutannya Alimuddin, S.Pd.I mengatakan bahwa tujuan diselenggarakannya pelatihan ini dalam rangka meningkatkan mutu dan kualitas guru.

“Pelatihan yang kita adakan ini bertujuan untuk meningkatkan mutu, kualitas dan kompetensi administrasi guru dalam penerapan penilai dan hasil pembelajaran”, ujarnya

Lanjut, mengelola pendidikan, guru membutuhkan kreasi inovasi tiada henti. Oleh karenanya, Kurikulum Merdeka merupakan ikhtiar menyempurnakan kurikulum sebelumnya,” sambungnya

Kegiatan pelatihan Kurikulum K13 dan Kurikulum Merdeka ini, Pengawas Madrasah Kabupaten Luwu Utara Hamzah, S.Ag selaku pemateri memaparkan.

“Dalam Undang-Undang Republik Indonesia nomor 14 tahun 2005 pasal 8, guru harus menguasai dan paham terhadap kompetensi guru meliputi kompetensi kepribadian, kompetensi pedagogik, kompetensi sosial, dan kompetensi profesional”, jelasnya

“Oleh karena itu, bapak ibu guru yang berada di garda paling depan dalam melaksanakan proses pendidikan dan berhadapan langsung dengan masyarakat, harus terus belajar,” ungkap nya

Di tempat yang sama dengan waktu yang berbeda pemateri kedua sekaligus Operator Madrasah Kabupaten Luwu Utara Rusdi, SS menjelaskan.

“dalam pelaksanaan pelatihan seperti ini, kita harus manfaatkan waktu sebaik-baiknya, dengan pengalaman serta pengetahuan yang kita miliki dapat membentuk peserta didik yang berkualitas dan bermartabat,” ujarnya.

Diketahui, kegiatan Pelatihan Penyusunan Administrasi Guru Kurikulum 2013 dan Kurikulum Merdeka ini dihadiri dengan peserta kurang lebih 40 guru.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *