Sumur Bor Proyek APBD Sulsel mubazzir, tak dinikmati warga

banner 468x60

Porostengah.com, Selayar – Sumur bor yang dibangun di Desa Lalang Bata, Kecamatan Buki, Kepulauan Selayar dengan anggaran 100 juta lebih dari anggaran APBD Propensi Sulawesi-Selatan tahun 2021 lalu, hingga saat ini belum dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Kepulauan Selayar, secara khusus ratusan warga Desa Lalang Bata.

Saat ini warga mengandalkan sumur dan pompa pribadi mengingat wilayah Desa lalang Bata di Kecamatan Buki, adalah wilayah yang kaya akan air tawar karena berada di daerah berbukit dan dibentangi sungai. Sehingga tidak ada alasan sebenarnya kalau membuat  sumur dan hasilnya seperti itu jelas Syarifuddin, warga Desa Lalang Bata, Kamis (19/1/2023).

“Kayaknya tahun lalu ini dikerja sekitar bulan 10, tapi saya tidak tahu karena ditulisannya yang tertempel di baknya tertulis tahun 2021, saya tidak tahu maksudnya. Yang jelasnya tidak bisa pi dialiri air dan dirasakan manfaatnya ini sumur bor, “ Ucap Syarifuddin.

Pembangunan Sumur Bor Desa Lalang Bata yang belum dirasakan manfaatnya oleh warga, sumber dananya APBD Sulsel Tahun Anggaran 2021, Dinas Tanaman Pangan Hortikultura Dan Perkebunan Provinsi Sulawesi-Selatan, melalui Kelompok Tani Mekar Desa Lalang Bata, Kecamatan Buki Kabupaten Kepulauan Selayar, berdasarkan tulisan pada plakat yang tertempel di di dinding bak penampungan air di sebelah utara Desa Lalang Bata.

Sumber di Pemerintahan Desa Lalang Bata, Kecamatan Buki saat dikonfirmasi, Kamis (18/1/2023) petang membenarkan bahwa pembangunan sumur bor didesa lalang Bata sumber dananya dari APBD Sulsel Tahun Anggaran 2021, senilai Seratus Juta lebih dan hingga saat ini belum bisa dimanfaatkan, sekaligus belum pernah diserahkan ke Pemerintah Desa lalang Bata.

Warga berharap agar Pemerintah Propensi Sulawesi Selatan dapat turun melihat hal ini. Setidaknya tujuan dan pemanfaatan kegiatan APBD Sulsel di Kepulauan Selayar dapat terwujud dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Selayar. Termasuk menyangkut kegiatan lainnya yang bersumber dari APBD Sulsel lainnya perlu mendapat perhatian serius dari Gubernur Sulawesi Selatan.

Pantauan Pewarta di lokasi pembangunan sumur bor di Desa Lalang Bata, terlihat sejumlah batang pipa berwarna putih berserakan, sementara sebuah kotak putih juga juga tersandar didekat pipa yang terlihat tidak bersambung dengan satu sama lainnya. Selain itu Pewarta juga melihat ada sebuah penampungan air yang jaraknya kurang lebih berjarak 300 meter dari lokasi sumur bor, dan bak tersebut tidak sama sekali berisi air.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *