Media  

Sengketa tanah dan isu penculikan anak jadi pembahasan utama di Jumat Curhat Polsek Pasimarannu

Porostengah.com, Kepulauan Selayar- Kapolsek Pasimarannu. Iptu Abdul Malik bersama anggota melaksanakan Jum’at Curhat dengan mendengarkan penyampaian keluhan masyarakat di Mesjid Nurul Jihad Dusun Limbo Selatan Desa Batu Bingkung, hari ini Jum’at (10/02).

Dalam kesempatan tersebut Jemaah menyampaikan keluhan terkait kamtibmas dan sengketa tanah serta adanya berita terkait penculikan anak yang saat ini masih viral di Medsos sehingga masyarakat khususnya yang mempunyai anak kecil merasa takut dan was-was.

Terkait permasalahan tersebut Kapolsek Pasimarannu mengapresiasi keterbukaan warga menyampaikan keluh kesahnya.

” Kami apresiasi bapak- bapak sekalian atas penyampaian keluhannya sehingga kami sebagai pihak keamanan bisa mengambil langkah-langkah dan tindakan untuk penanganan tentang keluhan tersebut. Terkait hal itu untuk mencegah dan menghindari adanya penculikan anak maka apabila ada masyarakat pendatang baru masuk di wilayah kita dan tidak dikenal serta mencurigakan maka segera dilaporkan ke pihak pemerintah dalam hal ini Pak Dusun atau Kepala Desa dan juga langsung menghubungi pihak keamanan, Bhabinkamtimas dan Babinsa, juga bisa langsung menghubungi Kapolsek Pasimarannu untuk segera dilakukan langkah-langkah selanjutnya dan tidak boleh main hakim sendiri.” Kata Kapolsek

Lanjutnya, untuk permasalahan kasus tanah agar para pemilik tanah melengkapi Alas Hak tentang kepemilikan tanah masing-masing sebelum berperkara dan apabila terjadi permasalahan agar di selesaikan secara kekeluargaan lebih dahulu, karena yang berperkara kebanyakan masih ada hubungan keluarga dan apabila memang tidak ada penyelesaian baru di laporkan ke pihak yang berkompeten.

Dalam kesempatan tersebut Kapolsek Pasimarannu juga menghimbau kepada warga agar tetap memperhatikan cuaca dan bagi nelayan agar tidak melaut apabila terjadi cuaca ekstrim.

Ia juga meminta apabila terjadi suatu permasalahan Kamtibmas di masyarakat agar segera dilaporkan.

” Jika ada masalah yang muncul segera dilaporkan untuk dicarikan solusi penyelesaian masalah agar tidak berkembang yang dapat menimbulkan gangguan kamtibmas” lanjut Iptu Abd. Malik.

Ia menyampaikan bahwa kegiatan Jum’at Curhat, selain untuk mendengarkan penyampaian keluh kesah yang terjadi di masyarakat juga merupakan sebagai ajang Silaturahmi bahwa Polri selalu hadir di tengah-tengah masyarakat dan selalu siap menerima masukan dan kritikan demi kemajuan Institusi Polri yang akan datang.

” Jum’at curhat ini merupakan Program Kepolisian untuk membuka ruang bagi masyarakat agar bisa curhat langsung dengan Polisi untuk menyampaikan keluh kesahnya secara terbuka” tutup Kapolsek. (Humas Polres)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *