Media  

Brigjen TNI (Purn) Nur Salam Mallarangan bersama peserta Umroh dari Indonesia di Makkah

PorosTengah.com Jakarta – Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz Al Saud, mengundang 58 orang Indonesia untuk menunaikan ibadah umrah tahun ini. Salah satu peserta dari undangan itu adalah Brigjen TNI (Purn) Nur Salam MallaranganNur Salam Mallarangan, kelahiran Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan.

Saat dikonfirmasi via whatsapp di Jakarta, pada Jumat (19/01/2024). Brigjen TNI (Purn) Nur Salam mengatakan bahwa dirinya bersama peserta lainnya dari Indonesia, Malaysia, Filipina, Laos, Kamboja Vietnam, Jepang dan Taiwan juga mendapatkan hadiah umroh itu, karena adanya hubungan baik dengan Kerajaan Arab Saudi.

Lebih lanjut mengungkapkan, bahwa para tamu undangan yang berasal dari Indonesia terdiri dari berbagai elemen masyarakat, diantaranya Rektor, Dosen, Cendekiawan, Aktivis Dakwah, Pimpinan Pondok Pesantren, Pengusaha dan juga dari generasi muda.

“Pelaksanaan umroh mulai dari hari Selasa 2 Januari 2024, kami melaksanakan manasik bertempat di Kantor Atase Agama dan Pendidikan Arab Saudi di Jakarta. Selanjutnya, pada rabu, 3 Januari berangkat ke Tanah suci dengan menggunakan pesawat Saudi Arabian Airlines SV 821. Saya dan Rombongan tinggalkan Jakarta pukul 08.50 dan tiba di Bandara Internasional Madinah Pukul 15.30 Waktu Arab Saudi,” Jelasnya.

Purnawirawan TNI Satu Bintang yang pernah menjabat Sebagai Kadisbintalad itu menjelaskan, kegiatan yang dilakukan selama 12 (dua belas) hari, 6 hari di Madinah dan 6 hari di Mekah. Selain I’tikaf juga mendapat pengenalan budaya, melakukan kunjungan ke pabrik pembuatan Kiswah Ka’bah dan kunjungan ke pameran tempat Wahyu serta hadiri pertemuan dengan Imam Masjidil Haram.

Baginya, dalam pelaksanaan ibadah umroh itu ada renungan yang indah, karena dibalik ibadah umroh mengandung makna yang amat dalam.

“Melalui umroh mendidik diri kita untuk bersatu dan sadar akan kesamaan hak dihadapan Allah SWT, melalui pakaian Ihram mengatakan kita akan kembali PadaNya membawa sehelai kain putih. Satu-satunya yang kita bawa adalah Amal selain itu kita tinggalkannya di dunia. Namun’ semua yang kita tinggal itu juga InsyaAllah dipertahankan di akhirat nanti,” Pencerahan Brigjen TNI (Purn) Nur Salam.

Dilansir dari detiknews.com, Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia, Faisal Abdullah H. Amodi, menyebutkan bahwa undangan itu merupakan bentuk perhatian Raja Salman terhadap seluruh umat Islam di dunia, terlebih pada Indonesia, yang memiliki jumlah penduduk muslim terbesar di dunia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *