Daerah  

Ribuan Umat Muslim Shalat Idul Adha 1445 H di Lapangan Pemuda Benteng Berjalan Khidmat

Porostengah.com, Selayar – Ribuan umat Muslim memadati Lapangan Pemuda Benteng pada pagi hari ini untuk melaksanakan Shalat Idul Adha 1445 Hijriyah bertemakan “Ridho Sebagai Puncak Ibadah Qurban”. Acara yang berlangsung dengan penuh khidmat ini dihadiri oleh berbagai kalangan masyarakat, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa. 17/06/2024

Shalat Idul Adha yang dimulai pukul 07.00 WIB ini diawali dengan lantunan takbir yang menggema di seluruh penjuru lapangan. Bertindak sebagai imam dalam shalat Idul Adha adalah ustadz Muhammad Usman, Kepala Kantor Urusan Agama Kecamatan Buki, Sedangkan khatib adalah Ketua Majelis Ulama Indonesia Kepulauan Selayar Ir. H. Arfan Arif.

Dalam khutbahnya, Ir. H. Arfan Arif Ibadah kurban hakekatnya ibadah untuk menguji sejauh mana ke ridhoan seorang hamba untuk mengembalikan sesuatu kepada pemiliknya yang disimbolkan dengan hewan kurban. Hewan kurban yang disembelih oleh Nabi Ibrahim a.s. adalah hewan yang dibenarkan dari sisi Allah S.W.T langsung, bukan dari usaha Nabi Ibrahim a.s. Dalam kisah pengorbanan Nabi Ibrahim as disebutkan bahwa Ismail a.s diganti dengan seekor kambing/domba yang disernbelih sebagai kurban.Khutbah oleh Ir. H. Arfan Arif

Pelaksanaan shalat berlangsung tertib dan lancar, dengan dukungan dari petugas keamanan yang berjaga di berbagai titik. Panitia juga menyediakan tempat khusus bagi lansia dan penyandang disabilitas agar mereka bisa ikut serta dengan nyaman.

Usai shalat dan khutbah, kegiatan dilanjutkan dengan penyembelihan hewan kurban yang dilakukan di area yang telah disediakan di sekitar lapangan. Tahun ini, panitia berhasil mengumpulkan sebanyak 30 ekor sapi dan 50 ekor kambing dari berbagai donatur. Daging kurban akan didistribusikan kepada masyarakat yang membutuhkan di wilayah Benteng dan sekitarnya.

Acara Shalat Idul Adha di Lapangan Pemuda Benteng ini berlangsung dengan penuh rasa kebersamaan dan kepedulian, menunjukkan semangat gotong royong dan solidaritas antar warga.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *