POROSTENGAH.COM | BULUKUMBA – Kabupaten Bulukumba kembali menegaskan posisinya sebagai pusat kegiatan keagamaan nasional. Ribuan santri dan santriwati dari berbagai daerah di Indonesia dijadwalkan menghadiri event nasional Indonesia Bahagiakan Santri (IBS) 2026, yang akan berlangsung pada 15–17 Januari 2026 di daerah berjuluk Butta Panrita Lopi.
Kegiatan nasional ini diinisiasi oleh Pengurus Masjid Munzalam Bulukumba dan dirancang sebagai ruang silaturahmi, kompetisi, serta penguatan nilai keislaman bagi santri dari berbagai pondok pesantren se-Indonesia.
Selama tiga hari pelaksanaan, IBS 2026 akan diisi dengan beragam perlombaan keagamaan dan edukatif yang tersebar di sejumlah pondok pesantren di Bulukumba, mencerminkan keterlibatan langsung masyarakat pesantren lokal dalam menyukseskan agenda nasional tersebut.
Puncak acara dijadwalkan berlangsung meriah pada malam hari dengan estimasi sekitar 1.500 santri dan santriwati hadir secara langsung. Lokasi kegiatan puncak dipusatkan di Kampus Universitas Muhammadiyah Bulukumba, yang disiapkan sebagai ruang temu spiritual dan intelektual santri Nusantara.
Atmosfer kebahagiaan sudah terasa sejak para peserta mulai berdatangan. Rabu, 14 Januari 2026, puluhan santri dan santriwati asal Pulau Sumatera tiba lebih awal di Bulukumba. Mereka difasilitasi penginapan oleh Sekretaris Dinas Kominfo Bulukumba, Hj. Andi Endang, di hotel miliknya yang berlokasi di Jalan Dato Tiro, Kecamatan Ujung Bulu, kabupaten Bulukumba.
“Alhamdulillah, sudah ada tamu datang dari luar daerah dan menginap di hotel kami. InsyaAllah, sesuai dengan nama kegiatannya, kami ingin benar-benar membahagiakan para santri selama berada di Bulukumba,” ujar Hj. Andi Endang.
Ia mengaku bersyukur dapat dilibatkan dalam kolaborasi kegiatan IBS 2026. Menurutnya, keterlibatan berbagai unsur baik pemerintah, masyarakat, maupun panitia menjadi kunci sukses kegiatan berskala nasional ini.
“Ini adalah kesempatan untuk memberi manfaat kepada sesama, terlebih kepada anak-anak yang sedang menuntut ilmu agama,” tambahnya.
Kehadiran santri dari berbagai penjuru Tanah Air tidak hanya menghidupkan suasana religius di Bulukumba, tetapi juga memperkuat citra daerah sebagai tuan rumah ramah, inklusif, dan berdaya saing nasional dalam event keagamaan.
Informasi di himpun dari Panitia IBS sudah ada puluhan Santri datang dari luar daerah, seperti perwakilan/ kontingen dari Sumatra. Mereka menginap di Pondok Pesantren Assadiyah Mabbarakka.
Hingga saat ini pihak panitia IBS terus menyambut kedatangan santri dari luar daerah untuk mengikuti event Indonesia Bahagiakan Santri yang di gelar selama 3 hari, mulai tanggal 15, 16, 17 Januari 2026. (*)














