POROSTENGAH.COM | BULUKUMBA -Pemerintah Kelurahan Kasimpureng melaksanakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tingkat Kelurahan Tahun Anggaran 2027 pada Selasa, 27 Januari 2026. Kegiatan berlangsung di Aula Kantor Lurah Kasimpureng dan dihadiri berbagai unsur pemangku kepentingan sebagai wujud partisipasi aktif masyarakat dalam perencanaan pembangunan.
Hadir dalam kegiatan tersebut Anggota DPRD Bulukumba Dapil I H. Safiuddin, S.Sos., M.M., Camat Ujungbulu, Kepala Puskesmas Caile, Babinkamtibmas, Babinsa, unsur LPMK, RT/RW, para kepala lingkungan, kader PKK dan Posyandu, kepala sekolah SD dan Yayasan Ma’arif, tokoh masyarakat, tokoh agama, pemuda, serta perwakilan perempuan.
Lurah Kasimpureng, A.M. Ikbal, S.AP., dalam sambutannya menyampaikan sejumlah usulan prioritas yang kembali diangkat, di antaranya pembangunan jalan laston yang telah rusak parah, pembangunan tanggul Sungai Teko, pintu air kanal sungai, serta drainase besar di kawasan Sungai Bialo dan Balantieng yang kerap menyebabkan banjir rob. Selain itu, kebutuhan air bersih bagi warga juga menjadi perhatian utama. Ia menambahkan bahwa pada tahun 2025 telah terbangun Posyandu Era Baru dan rehabilitasi TK Damai.
Camat Ujungbulu, Andi Syamsir Achyat Patunru, S.T., yang sekaligus membuka kegiatan, menekankan pentingnya efisiensi anggaran di tengah kondisi ekonomi saat ini. Meski demikian, ia menyampaikan komitmen Bupati Bulukumba untuk tetap memperhatikan pembangunan yang tuntas dan berkualitas. Ia juga menyampaikan akan memasuki masa purna tugas pada 1 Maret 2026 dan berharap para lurah terus menjaga kebersamaan serta meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
Sementara itu, Anggota DPRD Bulukumba H. Safiuddin membuka ruang diskusi dengan menegaskan pentingnya menyerap kebutuhan riil masyarakat.
Ia menyampaikan bahwa penurunan APBD Bulukumba menjadi Rp1,3 triliun menjadi tantangan bersama dalam menentukan prioritas pembangunan yang tepat sasaran.
Musrenbang ditutup pukul 12.30 WITA dan seluruh usulan akan dibahas kembali pada Musrenbang tingkat kecamatan dengan mengutus tiga delegasi, yakni Andi Indra Bangsawan, Ulil Amri, dan Erna Wati Gamal













