POROSTENGAH.COM | BIRA – Pelayanan penyeberangan di Pelabuhan Bira kembali menuai sorotan. Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Balibo dilaporkan belum juga diberangkatkan meski jadwal keberangkatan telah lama terlewati. Kondisi ini memicu keluhan dari para penumpang yang menilai pelayanan pihak kapal maupun ASDP tidak maksimal.
Sejumlah penumpang mengaku tidak mendapatkan informasi yang jelas terkait alasan keterlambatan. Situasi semakin memprihatinkan karena di atas kapal terdapat satu unit ambulans yang membawa jenazah dengan tujuan Pelabuhan Pamatata, namun tetap harus menunggu tanpa kepastian waktu berangkat.
Saat dikonfirmasi, Capten KMP Balibo hanya memberikan jawaban singkat tanpa penjelasan rinci. “Terdapat kendala teknis Pak, nanti diinfo lagi,” ujarnya. Pernyataan tersebut dinilai penumpang tidak memberikan kepastian maupun solusi. 29/01/2026
Kekecewaan juga diarahkan kepada pihak ASDP Bira. Upaya konfirmasi yang dilakukan terkait keterlambatan keberangkatan kapal hingga kini belum membuahkan hasil. Tidak adanya keterangan resmi memperkuat anggapan publik bahwa pelayanan terhadap pengguna jasa penyeberangan kurang responsif.
Penumpang berharap apabila memang terjadi kerusakan pada kapal, pihak ASDP selaku operator segera menyiapkan kapal pengganti atau solusi lain. Keterlambatan tanpa kejelasan dinilai merugikan masyarakat dan mencerminkan buruknya koordinasi antara pihak kapal dan pengelola pelabuhan.



















