POROSTENGAH.COM | BULUKUMBA -Sebuah kapal layar motor, KLM Rezki Aqila 03, yang mengangkut ribuan tabung LPG 3 kilogram dilaporkan tenggelam di perairan Lemo-Lemo Bone Kebo, jalur pelayaran antara Bulukumba dan Selayar, Jumat pagi sekitar pukul 07.10 WITA.
Beruntung, empat kru termasuk nahkoda berhasil diselamatkan dalam kondisi selamat dan sehat setelah dievakuasi oleh tim Syahbandar Bulukumba. 22/02/2026
Rekaman video amatir yang beredar memperlihatkan detik-detik dramatis saat air laut mulai masuk ke lambung kapal. Para awak tampak berjuang menguras air menggunakan tiga mesin pompa alkon.
Namun derasnya air yang masuk membuat upaya tersebut tak mampu membendung genangan. Kapal pun perlahan kehilangan daya apung hingga akhirnya tenggelam.
Petugas Patroli KNP 4007 Syahbandar Bulukumba, Rajab Ali, menjelaskan bahwa muatan kapal sesuai manifes tercatat sebanyak 4.480 tabung LPG tiga kilogram.
Kapal sebelumnya bertolak dari Pelabuhan Leppe menuju Pelabuhan Pamatata, Selayar. Sekitar satu jam perjalanan, air tiba-tiba masuk dari bagian bawah lambung kapal.
Empat kapal logistik di sekitar lokasi bergerak cepat memberikan bantuan, mengevakuasi kru sekaligus mengamankan muatan. Tabung-tabung gas diikat menggunakan tali, lalu ditarik menuju Pelabuhan Leppe’e Bulukumba.
Saat kejadian, tinggi gelombang dilaporkan mencapai 1,5 hingga 2 meter dengan kecepatan angin sekitar 15 knot. Kondisi cuaca yang cukup ekstrem menjadi tantangan tersendiri dalam proses penyelamatan.
Insiden ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan dan kesiapsiagaan dalam setiap pelayaran, terutama di tengah dinamika cuaca laut yang tak menentu.



















