Media, News  

Bentrok Panitia dan Jamaah Warnai Jelang Salat Idulfitri di Lapangan Karebosi Makassar

Porostengah.com, Makassar – Suasana jelang pelaksanaan Salat Idulfitri 1446 H di Lapangan Karebosi, Makassar, diwarnai insiden bentrokan antara panitia dan jamaah. Kericuhan terjadi saat salah satu panitia bagian kesejahteraan rakyat (Kesra), yang mengenakan baju kokoh putih, meminta sejumlah jamaah untuk bergeser ke belakang karena dianggap menghalangi jalan. Namun, permintaan tersebut tidak diindahkan oleh jamaah, yang berujung pada perdebatan sengit.

Salah satu saksi mata yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan kronologi kejadian melalui akun Facebooknya. Menurutnya, panitia tersebut mulai mendapat teriakan dari puluhan jamaah yang keberatan dengan permintaannya. “Sudah mi, biarmi tawwa,” seru beberapa jamaah sebagai bentuk protes agar panitia tidak mempermasalahkan posisi mereka.

Bupati dan Wakil Bupati Luwu 2025 - 2030 iklan berbayar Pengumuman KPU Selayar Bupati dan Wakil Bupati Terpilih Pilkada 2024 Dirgahayu 27 Tahun Masmindo Dwi Area Pengumuman Pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Palopo Tahun 2024 Pasca Putusan MK

Di tengah situasi yang memanas, seorang jamaah berbaju kemeja pink menghampiri panitia dan berusaha menengahi. Ia mengatakan, “Sudah mi pak, sudah terlanjur. Jangan dipermasalahkan, orang sudah mau sholat ini.” Namun, panitia tersebut merespons dengan nada tinggi, “Tidak boleh ini mengganggu, kau siapa?”

Pernyataan dengan nada keras itu memicu kemarahan jamaah lainnya. Puluhan orang semakin geram, hingga dua orang jamaah di barisan belakang ikut terpancing emosi. Situasi pun tak terkendali, menyebabkan panitia tersebut menjadi sasaran amukan massa.

Kericuhan ini terekam dalam sejumlah video yang kemudian viral di platform media sosial, seperti TikTok dan Instagram, melalui akun Makassar Core. Insiden ini pun menuai beragam reaksi dari warganet, dengan sebagian besar menyoroti sikap panitia yang dinilai arogan serta ketegangan yang seharusnya tidak terjadi di momen sakral Idulfitri.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak panitia penyelenggara maupun otoritas terkait mengenai insiden tersebut. Kejadian ini menjadi perhatian publik, mengingat pelaksanaan Salat Idulfitri seharusnya menjadi ajang kebersamaan dan kekhusyukan bagi umat Muslim.

Bawaslu Selayar Palopo Pilwalkot

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!