POROSTENGAH.COM|PANGKEP — Tim gabungan TNI, Basarnas, dan Tim Reaksi Cepat Tonasa berhasil menemukan black box pesawat yang jatuh di kawasan pegunungan Maros–Pangkep, Sulawesi Selatan, Rabu (22/1/2026) sekitar pukul 11.00 Wita.
Kepala Staf Operasi Kodam XIV/Hasanuddin, Kolonel Dody Triyo Hadi, mengatakan black box tersebut ditemukan di dalam potongan bagian ekor pesawat oleh tim khusus yang dibentuk untuk menjangkau lokasi dengan medan ekstrem.
“Black box berhasil dilepas dari dudukannya dan saat ini sedang dalam proses evakuasi menuju Posko di Desa Tompobulu. Dengan kondisi cuaca yang cukup baik, proses penurunan diperkirakan memakan waktu sekitar tiga jam,” kata Dody.
Ia menjelaskan, pada hari sebelumnya tim telah melakukan identifikasi lokasi secara visual, namun belum dapat menjangkaunya karena kontur medan yang curam dan berisiko tinggi. Setelah dilakukan analisis dan evaluasi, tim khusus yang terdiri dari personel Yonif 700 Raider Yudha Yudha Sakti, Basarnas, serta Tim Reaksi Cepat Tonasa akhirnya diterjunkan.
“Hasil pengecekan langsung di lapangan menunjukkan black box masih berada pada posisinya di dalam bagian ekor dan dalam kondisi utuh,” ujarnya.
Meski demikian, Dody menegaskan bahwa penetapan resmi temuan tersebut tetap menunggu hasil pemeriksaan dari Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT). Pihaknya telah berkoordinasi dan menyampaikan dokumentasi visual kepada KNKT untuk proses verifikasi lanjutan.
Operasi pencarian dan evakuasi kini memasuki hari ketiga. Proses dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan faktor keselamatan personel, mengingat medan licin dan ekstrem. Selanjutnya, tim menunggu arahan pimpinan dan pihak SAR terkait penanganan lanjutan terhadap barang yang diduga black box tersebut.



















