POROSTENGAH.COM | BULUKUMBA –Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Bulukumba menyelenggarakan kegiatan Pembekalan dan Pelepasan Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Angkatan VII dengan tema “Peningkatan Kualitas Pendidikan dan Literasi Masyarakat melalui Peran Aktif Mahasiswa KKN.” Kegiatan berlangsung di Auditorium Kampus 2 UM Bulukumba, Rabu, 11 Februari 2026.
Ketua panitia, Juliana Rahman, S.Pd., M.Pd., dalam laporannya menyampaikan bahwa pelaksanaan KKN diharapkan memberi manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus menjadi sarana pembelajaran bagi mahasiswa.
“Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat kepada masyarakat sekaligus menjadi ruang bagi mahasiswa memperoleh pengalaman langsung di lapangan. Mahasiswa diharapkan hadir sebagai agen perubahan yang mampu memberi kontribusi positif.”
Ia juga menjelaskan bahwa KKN Angkatan VII diikuti oleh 94 mahasiswa dari empat program studi yang akan ditempatkan di Kecamatan Pa’jukukang dan Kecamatan Eremerasa Kabupaten Bantaeng, serta menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat.
“Terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kami sampaikan kepada tim panitia dan seluruh peserta KKN atas kerja sama dan partisipasinya dalam kegiatan ini,” ujarnya.
Sementara itu, Dekan FKIP UM Bulukumba, Dr. Nur Ina Syam, S.S., M.Pd., berpesan agar mahasiswa menjaga nama baik almamater selama menjalankan pengabdian.
“Para peserta harus menjaga nama baik almamater, karena kegiatan ini merupakan implementasi salah satu nilai Caturdharma Perguruan Tinggi Muhammadiyah, yaitu pengabdian kepada masyarakat.”
Ia juga menambahkan bahwa pelaksanaan program KKN perlu berbasis pada analisis masalah dan kebutuhan masyarakat serta dilaksanakan melalui kolaborasi. “Program kerja mahasiswa hendaknya disusun berdasarkan kebutuhan masyarakat dan dilaksanakan dengan membangun kolaborasi yang baik,” tambahnya.
Amanah disampaikan oleh Ketua BPH UM Bulukumba, Andi Muhammad Safwan, S.Pd, yang mengingatkan mahasiswa tentang tanggung jawab pengabdian selama di lokasi KKN.
“Banyak pekerjaan yang harus dilakukan di lokasi KKN, bukan sekadar berekreasi.”
Dalam pesannya, ia juga mengutip ayat Al-Qur’an, “Berpegang teguhlah kepada agama Allah dan janganlah bercerai-berai,” sebagai pedoman menjaga persatuan dan nilai keagamaan.
Ia melanjutkan, “Jadikan agama sebagai pelindung, tetap bersama dalam kebaikan, dan di tempat KKN mahasiswa harus memberi contoh yang baik bagi masyarakat.”
Selain itu, ia menekankan pentingnya musyawarah dan kekompakan. “Dahulukan musyawarah mufakat dan jaga kekompakan dalam menjalankan program,” pesannya.
Materi pembekalan dalam kegiatan tersebut turut disampaikan oleh Ilmar Andi Achmad,S.Pd., M.Pd., selaku Kepala LPPM UM Bulukumba, yang memberikan arahan teknis dan akademik sebagai bekal mahasiswa dalam pelaksanaan pengabdian di lapangan.
Melalui kegiatan ini, FKIP UM Bulukumba berharap mahasiswa mampu menjalankan tugas pengabdian dengan penuh tanggung jawab, memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kualitas pendidikan dan literasi masyarakat, serta membawa nama baik institusi selama menjalankan KKN.



















