POROSTENGAH COM | SELAYAR – Manajemen Hotel Aqilah resmi menutup seluruh aktivitas hiburan selama Bulan Suci Ramadan 1447 Hijriyah sebagai bentuk penghormatan terhadap bulan penuh berkah. Kebijakan ini diberlakukan sejak awal Ramadan guna menjaga suasana tetap kondusif dan religius di tengah masyarakat.
Penutupan tersebut mencakup seluruh kegiatan hiburan, termasuk operasional karaoke yang biasanya melayani pengunjung. Sementara itu, layanan penginapan tetap dibuka seperti biasa untuk memenuhi kebutuhan tamu yang menginap selama Ramadan.
Perwakilan manajemen menyampaikan bahwa keputusan ini merupakan inisiatif internal pihak hotel, tanpa adanya tindakan tegas maupun permintaan dari organisasi kemasyarakatan (Ormas). Langkah tersebut diambil murni sebagai bentuk kesadaran dan komitmen dalam menghormati nilai-nilai keagamaan serta kearifan lokal masyarakat Kepulauan Selayar.
“Sejak awal memang sudah menjadi kebijakan kami untuk menutup aktivitas hiburan selama Ramadan. Ini bukan karena adanya tekanan atau permintaan pihak tertentu, tetapi bentuk penghormatan kami terhadap bulan suci,” ujar perwakilan manajemen, Senin (16/2/2026).
Selain itu, diketahui bahwa di luar bulan Ramadan, tempat hiburan di Hotel Aqilah, dalam hal ini karaoke, tidak menyediakan minuman beralkohol. Kebijakan tersebut telah lama diterapkan sebagai bagian dari komitmen manajemen dalam menjaga norma serta ketertiban yang berlaku di daerah setempat.
Sejumlah warga menyambut baik keputusan tersebut dan menilai langkah manajemen Hotel Aqilah sebagai bentuk kepedulian dalam mendukung terciptanya suasana ibadah yang lebih khusyuk, aman, dan penuh ketenangan selama Ramadan 1447 Hijriyah di Kabupaten Kepulauan Selayar.














