SELAYAR | POROSTENGAH – Penemuan paket mencurigakan yang diduga berisi narkotika jenis kokain di wilayah pesisir Kabupaten Kepulauan Selayar terus berlanjut. Terbaru, satu paket dengan berat sekitar satu kilogram ditemukan warga di pesisir Pantai Barat Lingkungan Bontosinde, Kelurahan Batangmata, Kecamatan Bontomate, Jumat malam (13/3/2026).
Paket tersebut ditemukan oleh seorang warga bernama Nuka saat berjalan menuju pesisir pantai dari rumahnya di Dusun Boneria, Desa Barat Lambongan sekitar pukul 19.00 Wita.
Saat melintas di pinggir pantai, ia melihat tumpukan sampah dan menemukan satu bungkusan mencurigakan berisi serbuk putih yang diduga kokain. Temuan itu kemudian dibawa ke rumah sebelum akhirnya dilaporkan kepada aparat kepolisian.
Sekitar pukul 21.00 Wita, laporan disampaikan kepada Bhabinkamtibmas Desa Barat Lambongan, Bripka Andi Nuryadin. Informasi tersebut kemudian diteruskan kepada Kapolsek Bontomate dan Satresnarkoba Polres Kepulauan Selayar.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Kapolres Kepulauan Selayar AKBP Didid Imawan bersama Kasat Resnarkoba dan personel Polres Kepulauan Selayar mendatangi warga serta melakukan pengecekan terhadap paket yang ditemukan.
Polisi kemudian mengamankan satu paket yang diduga narkotika jenis kokain dengan berat bruto sekitar satu kilogram untuk proses penyelidikan lebih lanjut.
Namun yang menarik, Kapolres Selayar tidak hanya meminta masyarakat melapor jika menemukan paket mencurigakan, tetapi juga menjanjikan reward atau hadiah bagi warga yang menemukan dan menyerahkannya kepada pihak kepolisian.
Kapolres bahkan menginstruksikan seluruh Kapolsek agar memberdayakan Bhabinkamtibmas bersama masyarakat untuk melakukan penyisiran di sepanjang pesisir pantai Selayar.
Langkah tersebut dilakukan menyusul maraknya temuan paket serupa dalam beberapa waktu terakhir. Sebelumnya, nelayan dan warga di sejumlah titik pesisir Selayar juga menemukan puluhan paket yang diduga kokain dengan total berat lebih dari 25 kilogram.
Seluruh barang bukti tersebut kini telah diamankan dan penanganannya dilakukan melalui koordinasi dengan Polda Sulawesi Selatan serta unsur TNI untuk mengungkap kemungkinan adanya jaringan penyelundupan narkotika melalui jalur laut.
Polisi pun mengimbau masyarakat agar tidak membuka atau menyimpan paket mencurigakan yang ditemukan di laut maupun pesisir, melainkan segera melaporkannya kepada aparat.



















