POROSTENGAH.COM, LAMPURA. Ratusan warga memadati lapangan parkir Stadion Kotabumi untuk menghadiri pasar murah yang dibuka langsung oleh Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Lampung, Kuntadi. Kegiatan ini turut dihadiri Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Lampung Utara, Hendra Syarbaini, Bupati Lampung Utara Hamartoni, serta jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) lainnya.
Dalam sambutannya, Kuntadi menjelaskan bahwa pasar murah ini merupakan bagian dari upaya Kejaksaan membantu pemerintah menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok, terutama menjelang bulan suci Ramadhan dan Idulfitri.
“Kami ingin agar masyarakat dapat memenuhi kebutuhannya selama Ramadhan dan Hari Raya dengan harga yang lebih terjangkau,” ujar Kuntadi.
Pasar murah tersebut menyediakan berbagai bahan pokok dengan harga di bawah pasar, di antaranya:
- Beras 5 kg: Rp 57.000 (harga pasar Rp 65.000-Rp 70.000)
- Bawang merah: Rp 40.000/kg (harga pasar Rp 48.000-Rp 55.000)
- Bawang putih: Rp 42.000/kg (harga pasar Rp 46.000-Rp 52.000)
- Cabai merah: Rp 34.000/kg (harga pasar Rp 40.000)
- Cabai rawit: Rp 34.000/kg (harga pasar Rp 60.000-Rp 80.000)
- Minyak goreng: Rp 17.500/liter (harga pasar Rp 20.000)
- Telur ayam: Rp 25.000/kg (harga pasar Rp 28.000)
Kegiatan ini terselenggara berkat kerja sama Kejaksaan dengan Bulog, Indomaret, Alfamart, Sinergi Gula Nusantara, serta dealer Honda dan Yamaha.
Kepala Kejaksaan Negeri Lampung Utara, Hendra Syarbaini, menambahkan bahwa pasar murah ini juga bertujuan untuk menekan inflasi daerah yang cenderung naik saat memasuki bulan puasa.
“Kami mengadakan pasar murah dengan tujuan utama menekan kenaikan inflasi, dan memastikan kebutuhan bahan pokok masyarakat terpenuhi selama Ramadhan dan Idulfitri,” ujar Hendra.
Di penghujung acara, Kajati Kuntadi menyerahkan bantuan berupa 80 buah Alquran serta paket sembako berisi beras, telur, dan mi instan kepada Pondok Pesantren Almuhajirin dan Pondok Pesantren Sirrul Huda Almartadho.
“Kami berharap bantuan ini bisa bermanfaat bagi santri dan pengurus pondok dalam menjalani ibadah Ramadhan,” tutur Kuntadi menutup acara.
Warga yang hadir tampak antusias, meski harus berdesakan untuk mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga murah. “Alhamdulillah, bisa belanja lebih hemat. Ini sangat membantu kami, apalagi menjelang puasa,” kata salah satu warga, Siti, yang berhasil mendapatkan beras dan minyak goreng.
Kegiatan pasar murah ini pun diharapkan menjadi langkah positif dalam menjaga ketahanan pangan dan ekonomi masyarakat di Lampung Utara