BULUKUMBA | POROSTENGAH – Tragedi memilukan terjadi di Dusun Kirasa, Desa Palambarae, Kecamatan Gantarang, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan. Seorang pemuda berinisial AW (20) tega menghabisi nyawa ayah kandungnya sendiri setelah diliputi emosi dan dendam keluarga.
Peristiwa berdarah itu terjadi pada Jumat malam (9/1/2026) di dalam rumah korban. Saat kejadian, korban tengah berada di area dapur sebelum akhirnya diserang secara tiba-tiba oleh pelaku menggunakan senjata tajam.
Akibat serangan tersebut, korban mengalami luka tusuk serius di bagian punggung kiri hingga mengalami pendarahan hebat. Korban sempat dilarikan ke rumah sakit, namun nyawanya tidak tertolong.
Berdasarkan hasil penyelidikan, aksi nekat pelaku dipicu oleh konflik keluarga yang telah berlangsung sebelumnya. Pelaku diketahui menyimpan kekecewaan terhadap ayahnya, salah satunya terkait janji pembelian sepeda motor yang tidak kunjung ditepati.
Pertengkaran sempat terjadi antara pelaku dan orang tuanya pada hari yang sama. Bahkan, pelaku disebut sempat melakukan kekerasan terhadap ibunya sebelum akhirnya ditegur oleh sang ayah.
Situasi tersebut memicu emosi pelaku yang memuncak, terlebih setelah sebelumnya mengonsumsi minuman keras bersama teman-temannya. Dalam kondisi tidak stabil, pelaku kemudian melampiaskan amarahnya dengan menyerang korban hingga tewas.
Usai kejadian, aparat kepolisian bergerak cepat dan berhasil mengamankan pelaku. Saat ini, pelaku telah ditahan di Polres Bulukumba untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.
Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan pasal pembunuhan dan terancam hukuman penjara hingga 20 tahun.
Kasus ini menjadi potret kelam konflik keluarga yang berujung tragis. Emosi yang tak terkendali, ditambah pengaruh alkohol dan persoalan ekonomi, menjadi kombinasi berbahaya yang berujung pada hilangnya nyawa dalam lingkup keluarga sendiri.

















