Porostengah.com, Kepulauan Selayar. Puncak arus mudik tahun ini diprediksi akan terjadi pada 28 dan 29 Maret 2025 di Pelabuhan Pamatata Selayar. Meski begitu, peningkatan jumlah penumpang mulai terlihat sejak hari ini, berdasarkan pemantauan di Deskport.
Untuk memastikan kelancaran arus mudik dan arus balik, PT ASDP telah menyiapkan empat unit kapal yang terdiri dari dua kapal reguler dan dua kapal cadangan. Kapal reguler yang akan beroperasi adalah KMP Kormomolin dan KMP Balibo, sedangkan kapal cadangan yang disiagakan adalah KMP Bontoharu dan KMP Takabonerate.
Di sisi lain, Polres Kepulauan Selayar juga telah mendirikan posko pengamanan di pelabuhan. Posko tersebut mulai beroperasi sejak 24 Maret hingga 8 April 2025 guna memastikan keamanan dan ketertiban selama masa mudik.
Kepala UPTD Terminal Pelabuhan Pamatata, Syamsul Qadry, menjelaskan bahwa sistem tiket kini sudah beralih ke layanan online. Penumpang yang membawa kendaraan kecil (KK) tidak lagi diwajibkan antre di pelabuhan. “Penumpang yang sudah memiliki barcode tiket valid bisa langsung naik kapal,” ujarnya.
Tiket mudik sendiri sudah bisa dipesan mulai 7 hari sebelum keberangkatan. Artinya, pemudik yang berencana berangkat pada 28 dan 29 Maret sudah bisa mulai memesan tiket sejak 25 Maret.
Untuk mengantisipasi lonjakan arus balik, PT ASDP juga berencana menambah kuota penumpang setelah libur Lebaran agar para pemudik bisa kembali ke perantauan dengan nyaman.