MAKASSAR, POROSTENGAH.COM – Pemerataan akses terhadap layanan keuangan menjadi salah satu bagian penting dalam mendorong kemajuan ekonomi masyarakat. Untuk memperluas akses tersebut, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) bersama Danantara terus memperkuat pemanfaatan teknologi dalam menghadirkan layanan keuangan yang semakin mudah dan terjangkau.
Komitmen tersebut salah satunya diwujudkan melalui Super App BRImo. Platform digital BRI ini memberikan kemudahan bagi nasabah untuk mengakses sekaligus mengelola berbagai kebutuhan finansial kapan pun dan di mana pun.
Hingga Juni 2026, BRImo telah digunakan oleh 49,7 juta pengguna dengan mencatat 3,32 miliar transaksi finansial. Adapun volume transaksi yang dibukukan mencapai Rp4.166 triliun.
Capaian tersebut menjadi gambaran semakin kuatnya pemanfaatan layanan keuangan digital dalam aktivitas masyarakat. Penggunaannya tidak lagi sebatas transfer dan pembayaran, tetapi telah berkembang mencakup investasi hingga berbagai kebutuhan gaya hidup.
Direktur Information Technology BRI, Saladin Dharma Nugraha Effendi, mengatakan pertumbuhan BRImo tidak terlepas dari akselerasi transformasi digital yang terus dilakukan BRI.
Menurutnya, bersama Danantara, transformasi tersebut tidak hanya diarahkan untuk memperkuat kapabilitas teknologi perusahaan, tetapi juga memastikan manfaat digitalisasi dapat dirasakan masyarakat secara lebih luas.
“Melalui transformasi BRIvolution Reignite dan sinergi bersama Danantara, BRI terus memperkuat kapabilitas digital untuk memberikan keleluasaan yang lebih besar kepada masyarakat dalam mengelola kebutuhan finansialnya. BRImo menjadi salah satu wujud nyata komitmen tersebut dengan menghadirkan layanan yang semakin terintegrasi dan memberikan kemudahan bagi banyak nasabah dalam setiap segmen dalam satu ekosistem,” ujar Saladin, Selasa (18/8/2026).
Untuk menopang transformasi tersebut, BRI secara konsisten memperkuat infrastruktur teknologi informasi sekaligus mengintegrasikan berbagai kanal transaksi dalam satu ekosistem layanan.
Ekosistem tersebut mencakup jaringan ATM dan CRM, mesin EDC merchant, QRIS BRI hingga BRILink Agen. Integrasi ini memungkinkan kanal digital maupun jaringan fisik BRI menjangkau kebutuhan transaksi nasabah dari berbagai segmen dengan skala yang terus berkembang.
Di sisi lain, pengembangan BRImo juga terus disesuaikan dengan kebutuhan finansial masyarakat yang semakin beragam.
Salah satunya melalui fitur Toggle Nabung Emas Otomatis yang memungkinkan pengguna melakukan transfer sekaligus membeli emas dalam satu transaksi. Dengan nilai pembelian mulai dari Rp10.000, fitur tersebut memberikan alternatif bagi masyarakat untuk mulai membangun kebiasaan investasi di tengah aktivitas transaksi sehari-hari.
Tidak hanya layanan finansial, BRImo juga memperluas ekosistemnya melalui fitur Aktivitas Seru. Melalui fitur ini, pengguna dapat membeli tiket transportasi hingga tiket destinasi wisata dalam satu platform.
Pada sisi pembayaran, inovasi QRIS Tap turut memperkaya pilihan transaksi nasabah. Fitur tersebut memungkinkan pembayaran dilakukan cukup dengan mendekatkan smartphone ke perangkat merchant, tanpa harus memindai kode QR secara manual.
Namun, di tengah semakin luasnya aktivitas finansial di ruang digital, aspek keamanan tetap menjadi perhatian utama BRI. Perusahaan terus memperkuat keamanan sistem dan perlindungan data melalui pembaruan teknologi, penguatan mitigasi risiko serta edukasi berkelanjutan kepada nasabah mengenai keamanan transaksi digital.
Pertumbuhan BRImo juga dinilai memberikan nilai tambah terhadap fundamental bisnis BRI. Peningkatan aktivitas transaksi digital turut menopang struktur pendanaan perseroan, khususnya dana murah, yang menjadi salah satu fondasi penting dalam menjalankan fungsi intermediasi perbankan.
“Dalam momentum kemerdekaan, peran tersebut menjadi bagian dari upaya nyata BRI bersama Danantara untuk memperluas kesempatan masyarakat agar semakin berdaya secara ekonomi. Transformasi digital diharapkan tak hanya menghasilkan pertumbuhan bisnis, tetapi juga menjadi pengungkit bagi terciptanya akses dan kesempatan ekonomi yang semakin merata,” pungkasnya. (*)













