JAKARTA | POROSTENGAH.COM – Memasuki momentum HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI sebagai bagian dari ekosistem Danantara terus menegaskan perannya sebagai mitra strategis dalam pembangunan nasional.
Sejalan dengan tema peringatan tahun ini, “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”, BRI memperkuat akses layanan keuangan yang inklusif hingga ke berbagai pelosok Indonesia. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penguatan ekosistem layanan yang menggabungkan jaringan fisik dan digital, menyesuaikan kebutuhan masyarakat di tengah kondisi geografis Indonesia yang beragam.
Mulai dari Super App BRImo, BRILink Agen hingga Teras Kapal, BRI berupaya memastikan jarak dan kondisi geografis tidak menjadi penghalang bagi masyarakat dalam memperoleh layanan perbankan.
Direktur Operations BRI, Hakim Putratama, mengatakan perluasan akses layanan merupakan bagian dari komitmen BRI untuk mendukung kelancaran aktivitas transaksi keuangan masyarakat di berbagai wilayah.
“BRI terus berupaya menghadirkan layanan yang mudah diakses, aman, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Langkah ini sekaligus memperkuat sinergi BRI dan Danantara dalam mendorong transformasi layanan yang semakin berorientasi pada masyarakat,” ujar Hakim.
Menurutnya, salah satu langkah tersebut diwujudkan melalui program CX100 yang berfokus pada peningkatan customer experience melalui kualitas layanan yang semakin dekat, humanis, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Komitmen tersebut tercermin dari penguatan jaringan layanan BRI. Hingga Juni 2026, BRI memiliki lebih dari 7.000 jaringan kantor yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.
Jaringan tersebut tidak hanya berada di pusat-pusat aktivitas ekonomi, tetapi juga menjangkau wilayah yang memiliki tantangan geografis, antara lain melalui Kantor Cabang Gunung Sitoli, Abepura, Tahuna, dan Kupang.
Menjangkau Kawasan Perbatasan
Kehadiran BRI juga diperkuat di kawasan perbatasan yang menjadi beranda terdepan Indonesia. Sebanyak 20 unit kerja BRI tersebar di kawasan perbatasan negara.
Rinciannya, sebanyak 14 unit berada di kawasan perbatasan Indonesia–Timor Leste, satu unit di perbatasan Indonesia–Papua Nugini, serta lima unit di perbatasan Indonesia–Malaysia.
Kehadiran jaringan fisik tersebut berjalan beriringan dengan penguatan layanan digital. Hingga Juni 2026, Super App BRImo telah digunakan oleh 49,7 juta pengguna.
Melalui BRImo, masyarakat dapat memenuhi berbagai kebutuhan transaksi finansial selama 24 jam, mulai dari transfer, pembayaran, pembelian hingga berbagai layanan perbankan lainnya.
BRILink Perkuat Ekonomi Lokal
Di tingkat komunitas, BRI juga mengandalkan BRILink Agen sebagai perpanjangan tangan layanan perbankan.
Hingga Juni 2026, sebanyak 1,19 juta BRILink Agen telah melayani masyarakat di lebih dari 60.753 desa di Indonesia.
Selain melayani tarik tunai, setor tunai, transfer dana dan pembayaran berbagai tagihan, keberadaan BRILink Agen turut membuka peluang usaha bagi masyarakat sekaligus menggerakkan aktivitas ekonomi di tingkat lokal.
Pilihan transaksi masyarakat juga diperkuat dengan keberadaan lebih dari 19.000 ATM dan CRM yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.
Teras Kapal Layani Masyarakat Kepulauan
Tantangan geografis Indonesia sebagai negara kepulauan turut mendorong BRI menghadirkan inovasi layanan melalui Teras Kapal BRI.
Layanan perbankan terapung tersebut mendatangi langsung masyarakat di pulau-pulau kecil dan kawasan pesisir yang memiliki keterbatasan akses terhadap layanan perbankan konvensional.
Saat ini, BRI mengoperasikan Teras Kapal di sejumlah wilayah kepulauan, di antaranya Bahtera Seva I di Kepulauan Seribu yang menjangkau enam pulau, Bahtera Seva II di Halmahera Selatan, Bahtera Seva III di Kepulauan Anambas yang melayani enam pulau, serta Nera Seva di Labuan Bajo yang menjangkau 10 pulau.
Layanan yang tersedia cukup beragam, mulai dari setor dan tarik tunai, transfer, pembayaran tagihan, pembukaan rekening simpanan, pengajuan pinjaman hingga transaksi pembayaran. Teras Kapal juga dapat menyediakan tambahan kas bagi BRILink Agen.
Setiap kapal dilengkapi satu unit ATM untuk memenuhi kebutuhan transaksi masyarakat.
Operasional layanan tersebut didukung infrastruktur teknologi informasi serta sumber daya manusia, termasuk teller, customer service dan petugas kredit mikro yang siap melayani masyarakat secara langsung.
Hakim menegaskan, semangat memperluas layanan hingga ke seluruh penjuru negeri menjadi bagian dari komitmen BRI bersama Danantara untuk menghadirkan solusi keuangan yang relevan dengan kebutuhan dan karakteristik setiap wilayah.
“Dari kawasan perbatasan terdepan hingga pulau-pulau terluar, kami ingin memastikan bahwa kemajuan layanan perbankan dapat dirasakan secara inklusif sekaligus membuka peluang yang lebih luas bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat,” tutup Hakim.












