Karhutla Berdampak pada 7 Penerbangan di Bandara Sultan Hasanuddin, 1.070 Penumpang Terdampak

Maros, Porostengah.com – Dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menyebabkan tujuh penerbangan di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, dibatalkan. Akibatnya, sebanyak 1.070 penumpang terdampak dan gagal berangkat sesuai jadwal.

Berdasarkan data operasional pengelola Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, tujuh penerbangan yang dibatalkan terdiri atas tiga penerbangan rute Makassar–Sorong, dua penerbangan rute Makassar–Ternate, serta masing-masing satu penerbangan rute Makassar–Ambon dan Makassar–Mamuju.

PT.Masmindo Dwi Area

Pembatalan tersebut terjadi akibat kondisi cuaca buruk yang berkaitan dengan dampak kebakaran hutan dan lahan di sejumlah wilayah di Indonesia.

Untuk menangani penumpang yang terdampak, pihak bandara telah berkoordinasi dengan maskapai penerbangan. Penanganan yang disiapkan meliputi pengembalian dana tiket atau _refund_, penjadwalan ulang penerbangan, serta penyediaan area istirahat bagi penumpang.

General Manager Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Ruly Arta, mengimbau calon penumpang untuk terus memantau informasi terbaru melalui kanal resmi masing-masing maskapai.

Penumpang juga diminta memastikan kembali jadwal keberangkatan sebelum menuju bandara guna mengantisipasi perubahan jadwal akibat kondisi cuaca.

Hingga kini, manajemen Bandara Internasional Sultan Hasanuddin terus memantau perkembangan kondisi cuaca dan berkoordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan untuk mendukung kelancaran operasional penerbangan.

error: Content is protected !!