News  

Aksi Bersih Sampah Di TWA Lejja, 60 Kg Sampah Plastik Diangkut

Soppeng, Porostengah.com –Upaya menjaga kawasan konservasi dari ancaman sampah kembali dilakukan. Balai Besar KSDA Sulawesi Selatan menggelar aksi bersih sampah plastik di kawasan Taman Wisata Alam (TWA) Lejja, Kabupaten Soppeng, Sabtu (8/8/2026).

‎Aksi tersebut menjadi bagian dari rangkaian Road to Hari Konservasi Alam Nasional (HKAN) 2026, sekaligus menyemarakkan peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia.

‎Kegiatan melibatkan berbagai unsur, mulai dari Balai Besar KSDA Sulawesi Selatan, Masyarakat Mitra Polisi Hutan (MMPH), siswa SMK Kehutanan, Perseroda PT Lamataeso Matappa hingga masyarakat sekitar kawasan TWA Lejja.

‎Dari aksi tersebut, peserta berhasil mengumpulkan sekitar 60 kilogram sampah plastik, ditambah ratusan kilogram sampah lainnya yang ditemukan di kawasan wisata.

‎Kepala Balai Besar KSDA Sulawesi Selatan, Ir. Hasnawir, S.Hut., Ph.D., menegaskan bahwa menjaga kawasan konservasi tidak hanya berkaitan dengan keamanan dan kelestarian hutan.

‎Menurutnya, kebersihan kawasan juga menjadi bagian penting dalam menjaga fungsi konservasi sekaligus kenyamanan pengunjung.

‎“Menjaga kawasan konservasi tidak cukup hanya dengan menjaga keamanan hutan, tetapi juga memastikan kawasan tetap bersih dari sampah. Ini menjadi tanggung jawab kita bersama, termasuk masyarakat sekitar hutan,” ujarnya.

‎Sementara itu, Kepala Seksi KSDA Wilayah III Soppeng, Raduan, S.H., M.A.P., menyebut aksi bersih sampah tersebut bukan sekadar kegiatan seremonial.

‎Ia menekankan pentingnya aksi nyata yang dilakukan secara bersama-sama dan berkelanjutan.

‎“Ini bukan kegiatan seremonial, tetapi aksi nyata yang harus dilakukan secara bersama dan berkelanjutan,” katanya.

‎Menurut Raduan, TWA Lejja harus terbebas dari sampah, terutama sampah plastik, agar kawasan tetap nyaman bagi pengunjung.

‎Dengan lingkungan yang bersih, pengunjung diharapkan dapat menikmati wisata air panas sekaligus suasana alam TWA Lejja dengan lebih nyaman dan segar.

‎TWA Lejja merupakan salah satu kawasan Taman Wisata Alam yang dikelola Balai Besar KSDA Sulawesi Selatan di bawah Kementerian Kehutanan.

‎Kawasan ini memiliki luas sekitar 1.318 hektare dan menjadi salah satu destinasi wisata alam yang cukup ramai di Sulawesi Selatan.

‎Setiap tahunnya, TWA Lejja tercatat dikunjungi lebih dari 100.000 wisatawan.

‎Tingginya jumlah kunjungan sekaligus menjadi tantangan tersendiri dalam menjaga kebersihan kawasan. Sampah plastik yang ditinggalkan pengunjung dapat menjadi ancaman bagi lingkungan apabila tidak dikelola dengan baik.

‎Karena itu, aksi bersih sampah diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan sesaat, tetapi menjadi gerakan bersama untuk menjaga TWA Lejja tetap lestari, bersih dan nyaman bagi masyarakat maupun wisatawan.

error: Content is protected !!