Selayar, Porostengah.com – Upaya mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat di Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan, mulai dilakukan dengan membawa program Cek Kesehatan Gratis (CKG) ke ruang-ruang publik.
Pendekatan ini memungkinkan masyarakat mendapatkan pemeriksaan kesehatan di tengah aktivitas sehari-hari tanpa harus secara khusus datang ke fasilitas pelayanan kesehatan.
UPT Puskesmas Buki menerapkan pendekatan tersebut dengan menggelar CKG di Warkop Setia John, Kelurahan Benteng, Jumat (18/9/2026).
Sebanyak 42 orang tercatat mengikuti pemeriksaan kesehatan gratis hingga kegiatan berlangsung.
Pemeriksaan mencakup gula darah, tekanan darah, berat badan, indeks massa tubuh (IMT), serta edukasi dan pemeriksaan kesehatan lainnya.
Kepala UPT Puskesmas Buki H. Faisal Anas mengatakan kehadiran CKG di ruang publik diarahkan untuk memperluas jangkauan pelayanan sekaligus meningkatkan edukasi kesehatan masyarakat.
“Yang ingin kami dorong adalah bagaimana CKG dan edukasi kesehatan bisa semakin dekat dengan masyarakat. Jadi, semangatnya adalah kolaborasi, bukan batas wilayah. Sebab, menjaga kesehatan masyarakat membutuhkan keterlibatan kita semua,” katanya.
Ia mengatakan ruang publik dapat menjadi salah satu titik layanan untuk mempertemukan masyarakat dengan tenaga kesehatan secara lebih mudah.
Menurut dia, pemeriksaan kesehatan secara langsung juga dapat membantu masyarakat mengenali kondisi kesehatan lebih awal, terutama melalui pemeriksaan dasar seperti tekanan darah dan gula darah.
Sementara itu, pengunjung Warkop Setia John, Nur Kasman, menyambut positif pelaksanaan CKG tersebut.
Ia menilai pelayanan kesehatan yang hadir di ruang publik memberikan pengalaman berbeda karena masyarakat dapat memperoleh pemeriksaan kesehatan ketika sedang menjalankan aktivitas sehari-hari.
“Cek kesehatan gratis di ruang-ruang publik seperti ini merupakan sebuah hal baru di Kabupaten Kepulauan Selayar. Saya menganggap kegiatan ini sebagai sebuah kontribusi positif dari pemerintah Indonesia dalam upaya menjaga kesehatan masyarakat,” ujarnya.
Nur Kasman berharap kegiatan serupa dapat dilakukan secara lebih luas dengan menyasar berbagai ruang publik yang menjadi tempat masyarakat beraktivitas.
“Saya berharap ke depan kegiatan serupa dapat dilaksanakan di ruang-ruang publik lainnya, sehingga pelayanan kesehatan bisa semakin dekat dan mudah dijangkau oleh masyarakat, khususnya di Kabupaten Kepulauan Selayar,” katanya.
Pelaksanaan CKG di ruang publik tersebut sekaligus memperkuat fungsi pelayanan kesehatan sebagai sarana deteksi dini dan edukasi.
Dengan pola jemput bola, masyarakat tidak hanya mendapatkan akses pemeriksaan kesehatan secara gratis, tetapi juga memperoleh informasi yang dapat menjadi dasar untuk melakukan langkah pencegahan dan menjaga kondisi kesehatan secara lebih dini.

















