Maros – Pengabdian seorang prajurit TNI tidak hanya diwujudkan melalui tugas menjaga keamanan dan ketertiban wilayah. Di pelosok Kabupaten Maros, seorang Babinsa turut mengambil peran dalam dunia pendidikan dengan menjadi tenaga pendidik bagi anak-anak di daerah terpencil.
Adalah Sertu Agu Basir, Babinsa Desa Bontomanurung, Koramil 1422-04/Mandai, Kodim 1422/Maros, yang secara aktif mengajar di Madrasah Ibtidaiyah Hidayatullah Tanete Bulu, salah satu sekolah yang berada di wilayah terpencil Kabupaten Maros.
Berada jauh dari pusat perkotaan, keterbatasan tenaga pendidik menjadi salah satu tantangan yang dihadapi sekolah tersebut. Kondisi itu mendorong Sertu Agu Basir untuk ikut membantu memberikan pembelajaran kepada para siswa.
Dengan seragam loreng yang dikenakannya, Sertu Agu Basir berdiri di depan kelas, membimbing dan mendampingi para siswa belajar. Suasana sederhana di ruang kelas tidak mengurangi semangat anak-anak untuk menerima pelajaran.
Bagi Sertu Agu Basir, kehadirannya di sekolah bukan sekadar menjalankan tugas sebagai Babinsa, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membantu mencerdaskan generasi muda di wilayah binaannya.
“Kami ingin anak-anak di pelosok juga mendapatkan kesempatan untuk belajar dan meraih cita-cita. Selama masih bisa membantu, kami akan berusaha hadir dan mendampingi mereka,” ungkap Sertu Agu Basir.
Kehadiran Babinsa sebagai tenaga pendidik mendapat sambutan positif dari para siswa. Mereka tampak antusias mengikuti proses pembelajaran dan berinteraksi langsung dengan sosok TNI yang selama ini mereka kenal sebagai pembina masyarakat di desa.
Kegiatan tersebut menjadi gambaran nyata bahwa pengabdian TNI dapat hadir dalam berbagai bidang, termasuk pendidikan. Melalui kepedulian dan keikhlasan, seorang prajurit berusaha memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya anak-anak yang berada di wilayah terpencil.



