POROSTENGAH | BULUKUMBA – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 yang dilaksanakan di Kecamatan Bontobahari, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan, kini memasuki tahap akhir. Hingga awal pekan ini, progres pekerjaan fisik dilaporkan telah mencapai 97 persen, menandakan seluruh sasaran pembangunan hampir tuntas sesuai target.
Di lapangan, personel Satgas TMMD bersama masyarakat setempat masih terus bekerja menyelesaikan sisa pekerjaan. Semangat gotong royong terlihat kuat, terutama dalam penyelesaian pembangunan infrastruktur seperti perintisan dan pengerasan jalan serta sejumlah fasilitas penunjang lainnya.
Komandan Satgas TMMD ke-127, Letkol Inf. Heraldo Tabasonda, menyampaikan bahwa capaian tersebut merupakan hasil kerja keras seluruh personel Satgas yang bersinergi dengan masyarakat. Meski waktu penutupan program tinggal dua hari lagi, semangat prajurit dan warga tetap tinggi untuk memastikan seluruh pekerjaan rampung dengan kualitas terbaik.
“Alhamdulillah, progres pekerjaan fisik sudah mencapai 97 persen. Ini menunjukkan kerja sama yang sangat baik antara TNI, Polri, dan masyarakat dalam menyukseskan program TMMD,” ujarnya, Senin (9/3/2026).
Program TMMD ke-127 tidak hanya menghadirkan pembangunan infrastruktur, tetapi juga membawa harapan baru bagi masyarakat desa. Akses jalan yang lebih baik diharapkan mampu memperlancar mobilitas warga sekaligus membuka peluang pengembangan potensi wisata di wilayah pesisir Bontobahari.
Dengan infrastruktur yang semakin memadai, aktivitas ekonomi masyarakat diharapkan turut meningkat. Kehadiran wisatawan juga diproyeksikan bertambah, sehingga berdampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi desa.
Rencananya, penutupan TMMD ke-127 akan digelar dalam dua hari ke depan. Kegiatan ini menjadi penanda berakhirnya rangkaian pengabdian TNI bersama masyarakat dalam membangun desa sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.



















