PMB UM Bulukumba BRI KCP RATULANGI
BRI KCP RATULANGI

Lagi, Paket Diduga Kokain Terdampar di Pantai Selayar, Total Temuan Tembus 27,44 Kg

SELAYAR | POROSTENGAH – Penemuan paket yang diduga berisi narkotika jenis kokain di wilayah pesisir Kabupaten Kepulauan Selayar kembali bertambah. Kali ini satu paket mencurigakan dengan berat sekitar 1 kilogram ditemukan warga di pesisir pantai barat Dusun Boneria, Desa Barat Lambongan, Kecamatan Bontomate, Minggu (15/3/2026).

Paket tersebut ditemukan oleh seorang warga bernama Abdul Aziz yang sebelumnya melihat tumpukan plastik hanyut di sekitar pantai yang berjarak sekitar 50 meter dari rumahnya. Saat diperiksa, di dalam tumpukan plastik tersebut terdapat satu bungkusan berwarna hitam yang mencurigakan.

Hari Jadi Luwu 758 Ucapan Natal 2025 PT. BMS Ucapan Natal Bank BRI Kas Summarecon BRI KCP Ratulangi PT. MASMINDO DWI AREA BROSUR PMB UM BULUKUMBA 2025

Kapolres Kepulauan Selayar AKBP Didid Imawan menjelaskan, setelah menemukan bungkusan tersebut warga sempat membawa pulang dan menyimpannya di dekat pagar rumahnya. Namun sekitar satu minggu kemudian ia mendapat informasi dari keluarganya bahwa bungkusan itu diduga mirip dengan paket yang sebelumnya ditemukan warga lain dan diduga narkotika jenis kokain.

Menyadari hal tersebut, Abdul Aziz kemudian menghubungi Kapolsek Bontomate IPTU Rahmat Saleh untuk melaporkan temuan tersebut. Informasi itu langsung ditindaklanjuti oleh jajaran Polsek Bontomate bersama Satresnarkoba Polres Kepulauan Selayar.

Kapolres Kepulauan Selayar bersama Kasat Resnarkoba dan sejumlah personel Polres kemudian mendatangi rumah warga yang menemukan paket tersebut serta melakukan pengecekan di lokasi penemuan. Barang bukti berupa satu paket yang diduga kokain dengan berat bruto sekitar 1 kilogram kemudian diamankan dan dibawa ke Polres Kepulauan Selayar untuk proses penyelidikan lebih lanjut.

Kasat Resnarkoba Polres Kepulauan Selayar AKP Suhardiman mengatakan pihaknya telah mengamankan barang temuan tersebut serta melakukan pemeriksaan awal dan meminta keterangan dari saksi yang menemukan paket tersebut.

“Barang bukti telah kami amankan dan saksi yang menemukan paket tersebut juga sudah dimintai keterangan awal. Selanjutnya akan diproses sesuai prosedur untuk pemeriksaan lebih lanjut,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Kapolres juga memberikan apresiasi kepada warga yang menemukan dan melaporkan langsung barang mencurigakan tersebut kepada pihak kepolisian. Sebagai bentuk penghargaan atas kepedulian warga dalam membantu upaya pemberantasan narkotika, Kapolres secara langsung memberikan hadiah kepada warga yang menemukan paket tersebut.

Kapolres juga kembali mengajak masyarakat untuk bersama-sama membantu aparat kepolisian melakukan penyisiran di sepanjang wilayah pesisir Selayar guna mengantisipasi kemungkinan masih adanya paket serupa yang terdampar di pantai.

Ia meminta para Kapolsek memberdayakan Bhabinkamtibmas bersama masyarakat untuk melakukan pemantauan di wilayah pesisir. Warga yang menemukan paket mencurigakan diimbau segera melaporkannya kepada pihak kepolisian.

“Jika masyarakat menemukan paket mencurigakan yang diduga narkotika agar segera melaporkannya kepada pihak kepolisian. Warga yang menemukan dan melapor langsung akan kami berikan reward sebagai bentuk apresiasi,” tegas Kapolres.

Dengan adanya penemuan terbaru ini, total barang yang diduga narkotika jenis kokain yang ditemukan di wilayah pesisir Selayar hingga saat ini mencapai sekitar 27,44 kilogram. Jumlah tersebut merupakan akumulasi dari penemuan sebelumnya yakni 25 paket dengan berat sekitar 25,44 kilogram, ditambah dua paket terbaru masing-masing seberat sekitar 1 kilogram yang ditemukan di wilayah Kecamatan Bontomate dalam beberapa hari terakhir.

Seluruh barang bukti tersebut saat ini telah diamankan dan penanganannya dikoordinasikan dengan Polda Sulawesi Selatan untuk proses penyelidikan lebih lanjut, termasuk menelusuri kemungkinan adanya jaringan penyelundupan narkotika melalui jalur laut di wilayah Kepulauan Selayar.(HUMAS POLRES)

PT. MASMINDO DWI AREA
PMB UM BULUKUMBA
error: Content is protected !!