PMB UM Bulukumba BRI KCP RATULANGI
BRI KCP RATULANGI

Prabowo Subianto Ganti Dadan Hindayana, Ini Alasannya

Jakarta, Porostengah.com – Presiden Prabowo Subianto melakukan pergantian jajaran pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN) dengan memberhentikan Dadan Hindayana dari jabatan Kepala BGN. Dalam keputusan yang sama, dua wakil kepala lembaga tersebut, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya, juga turut diganti.

Pergantian itu diumumkan pemerintah di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (2/6/2026), setelah dilakukan evaluasi terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi salah satu program prioritas pemerintahan Presiden Prabowo.

Hari Jadi Luwu 758 Ucapan Natal 2025 PT. BMS Ucapan Natal Bank BRI Kas Summarecon BRI KCP Ratulangi PT. MASMINDO DWI AREA BROSUR PMB UM BULUKUMBA 2025

Pemerintah menilai diperlukan penyegaran kepemimpinan untuk memperkuat efektivitas pelaksanaan program serta mempercepat pencapaian target yang telah ditetapkan. Evaluasi dilakukan dengan mempertimbangkan berbagai masukan dari kementerian terkait, pemerintah daerah, hingga masyarakat penerima manfaat program.

Sebagai pengganti, Presiden menunjuk Nanik S. Deyang sebagai Kepala BGN yang baru. Sebelumnya, Nanik menjabat sebagai Wakil Kepala BGN dan dinilai memahami berbagai aspek teknis maupun manajerial dalam pelaksanaan program makan bergizi.

Selain itu, posisi Wakil Kepala BGN kini diisi oleh Agustina Arumsari dan Trenggono yang akan mendampingi kepala badan dalam menjalankan tugas dan fungsi lembaga tersebut.

Pergantian pimpinan BGN menjadi perhatian publik karena dilakukan pada hari yang sama ketika Dadan Hindayana masih terlihat mendampingi Presiden Prabowo dalam kegiatan peninjauan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis di Jakarta. Beberapa jam setelah kegiatan tersebut, pemerintah mengumumkan perubahan struktur pimpinan lembaga.

Badan Gizi Nasional merupakan lembaga yang bertanggung jawab mengoordinasikan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis yang menyasar peserta didik, balita, ibu hamil, dan ibu menyusui di berbagai daerah di Indonesia. Program ini menjadi salah satu agenda utama pemerintah dalam upaya meningkatkan kualitas gizi masyarakat dan menekan angka stunting.

Meski terjadi pergantian kepemimpinan, pemerintah memastikan program yang sedang berjalan tetap berlanjut. Pemerintah juga menyampaikan apresiasi kepada Dadan Hindayana, Lodewyk Pusung, dan Sony Sanjaya atas kontribusi mereka dalam membangun fondasi Badan Gizi Nasional sejak lembaga tersebut mulai beroperasi.

Dengan kepemimpinan baru, pemerintah berharap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis dapat berjalan lebih efektif, tepat sasaran, dan menjangkau lebih banyak penerima manfaat di seluruh Indonesia.

PT. MASMINDO DWI AREA
PMB UM BULUKUMBA
error: Content is protected !!