SELAYAR, POROSTENGAH.COM – Tragedi tenggelamnya KM Nurul Salsa di perairan barat Pulau Polassi, Kabupaten Kepulauan Selayar, kembali memunculkan fakta baru. Jumlah korban yang sebelumnya terus berubah kini kembali bertambah menjadi 74 orang, memperkuat dugaan bahwa banyak penumpang tidak tercatat dalam manifes saat kapal bertolak dari Pelabuhan Jampea.
Berdasarkan data terbaru yang dihimpun Tim SAR Gabungan, hingga Kamis (16/7), sebanyak 49 orang berhasil diselamatkan, 1 orang ditemukan meninggal dunia, sementara 24 orang lainnya masih dalam pencarian (DP).
Perubahan jumlah korban dari data awal menjadi 74 orang menunjukkan masih simpang siurnya pendataan penumpang sejak awal kejadian. Kondisi tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi tim SAR dalam memastikan jumlah pasti korban yang berada di atas KM Nurul Salsa.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kelas A Makassar, Muhammad Arif Anwar, mengatakan pendataan korban masih terus dilakukan karena informasi yang diterima terus berkembang dari pihak keluarga maupun pemerintah setempat.
”Data korban masih bersifat dinamis dan terus kami lakukan verifikasi bersama pihak terkait. Kami berharap tidak ada lagi laporan tambahan dari keluarga mengenai penumpang yang berada di atas KM Nurul Salsa,” ujarnya.
Basarnas bersama Tim SAR Gabungan hingga kini masih memusatkan pencarian terhadap 24 korban yang belum ditemukan. Operasi melibatkan Pos SAR Selayar, Basarnas Makassar, TNI AL, KRI Marlin 877, BPBD Selayar, Syahbandar, Polair, SROP Selayar, KM Harapan Kita, serta nelayan yang turut membantu proses pencarian dan evakuasi.
Tragedi ini juga menjadi sorotan publik karena berubah-ubahnya jumlah penumpang diduga berkaitan dengan banyaknya penumpang yang tidak tercatat dalam manifes keberangkatan. Akibatnya, proses pendataan korban harus dilakukan secara berulang melalui laporan keluarga dan pemerintah desa.
Hingga berita ini diterbitkan, operasi pencarian masih terus berlangsung dengan harapan seluruh korban yang masih hilang dapat segera ditemukan.

















