News  

‎Embung Rp10,5 Miliar di Bontotangnga Belum Dimanfaatkan, Warga Pertanyakan Pemanfaatan Aset Negara

Selayar, Porostengah.com – Pembangunan Embung Serbaguna di Desa Bontotangnga, Kecamatan Bontoharu, Kabupaten Kepulauan Selayar, yang menelan anggaran Rp10.500.000.000 pada Tahun Anggaran 2022 menjadi sorotan masyarakat. Proyek yang dikerjakan oleh CV. Tirsa Dwi Guna tersebut hingga kini dilaporkan belum dimanfaatkan, meski telah berjalan hampir empat tahun sejak proses pembangunannya.

‎Salah seorang warga Desa Bontotangnga, Kasman, mengaku menyayangkan kondisi tersebut. Menurutnya, embung yang dibangun dengan anggaran miliaran rupiah itu hingga kini belum memberikan manfaat bagi masyarakat.

PT. BMS

‎”Padahal sudah berjalan hampir empat tahun, tetapi sampai sekarang belum juga dimanfaatkan,” ujar Kasman. 12/07/2026

‎Menurut Kasman, embung tersebut semestinya sudah dapat dimanfaatkan untuk mendukung kebutuhan air masyarakat maupun sektor pertanian. Namun hingga kini, keberadaan infrastruktur tersebut belum memberikan dampak yang dirasakan warga.

‎Kondisi ini memunculkan pertanyaan di tengah masyarakat terkait efektivitas pemanfaatan anggaran negara. Warga berharap pemerintah dan instansi teknis segera memberikan penjelasan mengenai penyebab belum difungsikannya embung tersebut serta mengambil langkah konkret agar aset yang telah dibangun dapat berfungsi sesuai tujuan pembangunannya.

‎Empat tahun berlalu sejak proyek Embung Serbaguna Desa Bontotangnga dibangun dengan anggaran Rp10,5 miliar, namun manfaatnya masih dipertanyakan masyarakat. Kondisi ini menjadi perhatian karena menyangkut efektivitas pemanfaatan anggaran publik dan fungsi infrastruktur yang seharusnya dapat dirasakan warga.

‎Redaksi akan terus menelusuri fakta di lapangan, termasuk aspek perencanaan, pelaksanaan, hingga penyebab belum difungsikannya embung tersebut. Hingga berita ini tayang, redaksi belum memperoleh keterangan resmi dari pemerintah maupun pihak pelaksana proyek. Redaksi tetap membuka ruang hak jawab dan akan memuat penjelasan atau klarifikasi dari seluruh pihak terkait secara proporsional pada pemberitaan berikutnya.

error: Content is protected !!