Maros – Bertahun-tahun masyarakat harus hidup berdampingan dengan jembatan yang rusak. Setiap hari, warga Dusun Bontobua dan Dusun Golae, Desa Alatengae, Kecamatan Bantimurung, Kabupaten Maros, melintasi akses yang tidak lagi layak, dengan rasa waswas dan penuh kehati-hatian. Jembatan yang seharusnya menjadi penghubung kehidupan justru berubah menjadi hambatan bagi aktivitas masyarakat.
Kini, harapan itu kembali tumbuh. Dengan semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap masyarakat, personel Kodim 1422/Maros bersama warga turun langsung bergotong royong memperbaiki jembatan tersebut secara sukarela. Tanpa mengenal lelah, mereka bahu-membahu mengangkat material, mengganti bagian jembatan yang lapuk, serta memperkuat konstruksi agar kembali aman dilalui.
Bagi masyarakat, jembatan ini bukan sekadar bangunan yang menghubungkan dua dusun. Jembatan tersebut merupakan jalur utama menuju sekolah, lahan pertanian, tempat ibadah, hingga pusat aktivitas ekonomi warga. Kerusakan yang telah berlangsung selama bertahun-tahun membuat mobilitas masyarakat terganggu dan meningkatkan risiko kecelakaan bagi setiap orang yang melintas.
Kegiatan gotong royong ini menjadi bukti nyata bahwa semangat kebersamaan masih menjadi kekuatan utama masyarakat Indonesia. Kehadiran TNI di tengah warga bukan hanya sebagai aparat teritorial, tetapi juga sebagai sahabat dan mitra yang selalu siap membantu mengatasi kesulitan rakyat.
Komandan Kodim 1422/Maros menyampaikan bahwa karya bakti tersebut merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Melalui gotong royong, berbagai persoalan di wilayah dapat diatasi bersama demi kepentingan masyarakat luas.
Dengan diperbaikinya jembatan penghubung antara Dusun Bontobua dan Dusun Golae, diharapkan aktivitas masyarakat kembali berjalan lancar, roda perekonomian desa semakin berkembang, serta keamanan dan kenyamanan warga saat melintas dapat terjamin.
Semangat gotong royong yang ditunjukkan Kodim 1422/Maros dan masyarakat Desa Alatengae menjadi pengingat bahwa ketika kepedulian dan kebersamaan bersatu, tidak ada kesulitan yang terlalu besar untuk dihadapi bersama.





