Selayar, Porostengah.com – Di tengah kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang melanda wilayah Kabupaten Kepulauan Selayar dalam beberapa hari terakhir, PT Elnusa Petrofin mulai merealisasikan pasokan energi. Melalui kapal tanker SPOB Patra Zaiva II, sebanyak 376.000 liter muatan BBM dan Bahan Bakar Khusus (BBK) disalurkan untuk menjawab kebutuhan masyarakat yang sempat tersendat. 02/09/2026
Berdasarkan Berita Acara Nomor: 471/EPN-MKS/APMS-ITM/VIII/2026, pasokan tersebut difokuskan untuk menyuplai berbagai Agen Penyalur Minyak Solar (APMS) dan Pertashop yang tersebar di Kepulauan Selayar.
Proses bongkar muat ini dilakukan secara terstruktur dari kapal tanker menuju armada mobil tangki darat, yang kemudian langsung diberangkatkan menuju titik alokasi masing-masing penyalur. Berdasarkan rincian data resmi, berikut daftar alokasi penerima distribusi BBM/BBK tersebut:
- · CV. Tanri Jaya Niaga (No. LP: 75.928.01) — Pertalite: 30, BSO: 27, Pertamax: 16 (Total: 73)
- · PT. Patra Utama Pertiwi (No. LP: 76.928.02) — Pertalite: 30, BSO: 24, Pertamax: 10 (Total: 64)
- · PT. Putriana Jaya Utama (No. LP: 76.928.03) — Pertalite: 32, BSO: 30, Pertamax: 20 (Total: 78)
- · PT. Patra Utama Pertiwi (No. LP: 76.928.04) — Pertalite: 30, BSO: 25, Pertamax: 10 (Total: 65)
- · PT. Irsa Jaya Pratama (No. LP: 7P.92801) — Pertamax: 15 (Total: 12)
- · PT. Irsa Jaya Pratama (No. LP: 7P.92802) — Pertamax: 10 (Total: 10)
- · PT. Trano Energy Tanadoang (No. LP: 7P.92803) — Pertamax: 24 (Total: 24)
- · CV. Ashabul Kahfi (No. LP: 7P.92804) — Pertamax: 15 (Total: 10)
- · CV. Cahaya Birbal (No. LP: 7P.92805) — Pertamax: 5 (Total: 5)
- · CV. Maharani Manajemen (No. LP: 7P.92806) — Pertamax: 15 (Total: 15)
- · CV. Usaha Baru Berkah (No. LP: 7P.92807) — Pertamax: 8 (Total: 8)
- · Polres Selayar (No. LP: Polres) — Total:0
Secara keseluruhan, total volume akumulasi pendistribusian terdiri dari produk Pertalite sebanyak 122, Biosolar (BSO) sebanyak 106, dan Pertamax sebanyak 148, sementara untuk produk Dexlite tercatat nihil (0).
Kehadiran pasokan ini diharapkan mampu segera mengurai antrean dan mengatasi krisis bahan bakar yang dikeluhkan warga, serta mengembalikan normalitas aktivitas transportasi di Bumi Tanadoang. Seluruh rangkaian proses penyaluran ini turut diperkuat dengan Surat Tanda Terima resmi dari masing-masing pengelola APMS dan Pertashop sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas distribusi.

















