Selayar, Porostengah.com – Persoalan tiang jaringan telekomunikasi Telkom di kawasan Kota Benteng, Kabupaten Kepulauan Selayar, kembali menjadi sorotan. Tiang yang sebelumnya patah disebut telah diganti, namun hingga kini belum difungsikan.
Pemilik rumah sekaligus usaha di sekitar lokasi, Yudistira, mengatakan kerusakan tiang tersebut telah dilaporkannya kepada pihak Telkom pada November 2025.
“Ini waktu saya laporkan tahun lalu, tidak lama setelah itu ada yang datang mengganti tiangnya yang patah,” kata Yudistira, Senin (21/9/2026).
Menurut dia, setelah tiang lama diganti dengan tiang baru, tiang tersebut belum digunakan untuk jaringan telekomunikasi.
“Tapi setelah itu tidak pernahji dipakai itu tiang baru,” ujarnya.
Sebelumnya, kondisi tiang lama dilaporkan telah patah dan hampir roboh setelah diterpa angin kencang pada 8 November 2025. Kabel Telkom juga sempat jatuh ke badan jalan sehingga dikhawatirkan mengganggu pengguna jalan.
Warga kemudian berinisiatif menaikkan kembali kabel tersebut dan mengikatnya menggunakan tali rafia pada tiang listrik.
Yudistira mengaku telah melaporkan kondisi tersebut ke Kantor Cabang Telkom Kabupaten Kepulauan Selayar pada 10 November 2025. Tidak lama setelah laporan disampaikan, petugas disebut datang dan mengganti tiang yang patah.
Namun, persoalan belum sepenuhnya selesai karena tiang pengganti disebut belum difungsikan.
Di sisi lain, Yudistira mengatakan pekerjaan pada tiang listrik di sekitar lokasi juga masih menunggu penanganan dari pihak Telkom.
“Kalau dari PLN sendiri menunggu dari pihak Telkom, baru dia mau kerjakan tiang listriknya,” katanya.
Tiang tersebut berada tepat di belakang rumah sekaligus usaha milik Yudistira di Jalan Yos Sudarso II Nomor 29 dan masuk di sekitar kawasan Jalan Penghibur, Kota Benteng.
Kondisi itu menjadi perhatian karena penataan jaringan telekomunikasi dan kelistrikan di lokasi belum sepenuhnya tuntas.
Pihak Telkom perlu memberikan penjelasan terkait status tiang pengganti yang disebut belum difungsikan, termasuk rencana pemanfaatan dan penataan kabel di lokasi.
Sementara pihak PLN juga diharapkan menjelaskan pekerjaan tiang listrik yang disebut masih menunggu penanganan dari Telkom.
Hingga berita ini disusun, keterangan resmi dari Telkom dan PLN terkait persoalan tersebut belum diperoleh.

















