Selayar, Porostengah.com – Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) TMMD ke-128 Kodim 1415/Selayar, Letkol Czi Yudo Harianto, menegaskan bahwa program TMMD bukan sekadar pembangunan, tetapi wujud nyata persatuan antara TNI dan rakyat.
“TMMD ke-128 ini adalah program terpadu yang melibatkan seluruh kekuatan TNI darat, laut, udara bersama pemerintah daerah, Polri, dan masyarakat. Inilah bukti nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat,” tegasnya.
Ia menekankan, tujuan besar dari program ini adalah memperkuat fondasi pertahanan dan ketahanan negara dari desa.
“Tujuan kami jelas, tidak lain untuk memperkuat pertahanan dan ketahanan negara. Semua dimulai dari desa,” ujarnya penuh keyakinan.
Dansatgas juga menjelaskan bahwa pembangunan jalan menjadi salah satu prioritas utama dengan dua segmen strategis.
“Untuk ruas jalan, ada dua segmen. Pertama sepanjang 3.350 meter di Batangmata Sapo. Jalan ini membuka akses antarwilayah, mempermudah masyarakat menuju kebun dan lahan pertanian mereka,” jelasnya.
Ia optimistis, dampak pembangunan ini akan langsung dirasakan masyarakat.
“Ketika akses terbuka, ekonomi akan bergerak. Harapan kami, kesejahteraan masyarakat Batangmata Sapo ikut meningkat,” tambahnya.
Tak hanya itu, pembangunan juga dilakukan di Desa Tamalanrea sepanjang kurang lebih 1.200 meter, yang akan terintegrasi dengan program penghijauan daerah.
“Di Tamalanrea, kita kolaborasikan dengan program Gemerlap, Gerakan Menanam 5 Juta Pohon. Kita juga terapkan sistem tumpang sari dengan penanaman jagung, sehingga hasilnya bisa cepat dinikmati masyarakat,” ungkapnya.
Selain pembangunan fisik, TMMD juga menyentuh aspek sosial melalui berbagai kegiatan nonfisik.
“Kami juga melaksanakan penyuluhan stunting, hukum, wawasan kebangsaan, dan berbagai materi lainnya. Ini penting untuk membangun masyarakat yang sehat dan berdaya,” katanya.
Untuk program tambahan, Satgas TMMD turut menghadirkan solusi kebutuhan dasar masyarakat.

“Kami bangun lima unit sumur bor dan merehabilitasi rumah tidak layak huni. Ini bentuk kepedulian nyata terhadap kebutuhan masyarakat,” tegasnya.
Menutup pernyataannya, ia menjelaskan bahwa pelaksanaan TMMD telah dipersiapkan jauh hari sebelumnya.
“Program ini berlangsung dari 22 April hingga 21 Mei. Namun karena banyaknya sasaran, kami sudah memulainya lebih awal melalui Pra-TMMD sekitar dua minggu sebelumnya,” pungkasnya.



















