Selayar, Porostengah.com – Komitmen meningkatkan keselamatan transportasi laut di wilayah Kepulauan Selayar kembali mendapat dukungan. Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas III Selayar menerima bantuan 500 life jacket dari Indonesian National Shipowners’ Association (INSA).
Bantuan tersebut diterima di Selayar pada Sabtu (5/9/2026) dan selanjutnya akan disalurkan bersama Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar kepada masyarakat, khususnya penumpang dan awak kapal tradisional yang melayani mobilitas antarpulau.
Kepala UPP Kelas III Selayar, Capt. Romy Sumardiawan, M.Mar., M.H., menyampaikan apresiasi kepada INSA atas kepedulian dan dukungan nyata terhadap peningkatan keselamatan pelayaran di Kabupaten Kepulauan Selayar.
Menurut Romy, bantuan life jacket tersebut memiliki arti penting bagi masyarakat Selayar yang sebagian aktivitas dan mobilitasnya sangat bergantung pada transportasi laut.
“Kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada INSA atas bantuan 500 life jacket ini. Bantuan tersebut akan kami salurkan bersama Pemerintah Daerah kepada masyarakat, khususnya penumpang dan awak kapal tradisional di Kepulauan Selayar,” ujar Capt. Romy
Ia menegaskan, keselamatan pelayaran tidak boleh hanya dipandang sebagai persoalan kelengkapan administrasi atau kewajiban operator kapal. Keselamatan harus menjadi budaya bersama, terutama bagi masyarakat yang setiap hari menggunakan transportasi laut sebagai sarana penghubung antarpulau.
“Life jacket merupakan salah satu perlengkapan keselamatan yang sangat penting ketika terjadi kondisi darurat di laut. Karena itu, kami berharap bantuan ini benar-benar dimanfaatkan dan digunakan sebagaimana mestinya oleh penumpang maupun awak kapal,” katanya.
Romy juga mengapresiasi kepedulian INSA yang dinilainya tidak hanya berorientasi pada aspek industri pelayaran, tetapi turut memberikan perhatian terhadap keselamatan masyarakat pengguna jasa transportasi laut.
“Kami sangat mengapresiasi kepedulian INSA terhadap upaya peningkatan kualitas keselamatan pelayaran. Ini merupakan bentuk kolaborasi yang sangat positif dan tentunya memberikan manfaat langsung bagi masyarakat Selayar,” tuturnya.
Menurutnya, peningkatan keselamatan pelayaran membutuhkan keterlibatan banyak pihak. Pemerintah, otoritas pelabuhan, operator kapal, awak kapal, pemerintah daerah, organisasi pelayaran, hingga masyarakat pengguna jasa harus memiliki kepedulian yang sama terhadap keselamatan.
Hal tersebut menjadi semakin penting bagi Kepulauan Selayar yang memiliki karakter geografis kepulauan dan menjadikan transportasi laut sebagai salah satu urat nadi mobilitas masyarakat serta distribusi barang.
“Keselamatan pelayaran adalah tanggung jawab kita bersama. Kami di UPP akan terus mendorong peningkatan kesadaran masyarakat dan pelaku transportasi laut agar aspek keselamatan selalu menjadi prioritas,” tegas Romy.
Ia berharap bantuan 500 life jacket tersebut tidak berhenti sebagai simbol kepedulian, tetapi benar-benar menjadi bagian dari upaya konkrit meningkatkan perlindungan bagi masyarakat ketika melakukan perjalanan laut.
“Kami berharap sinergi seperti ini dapat terus berlanjut. Semakin banyak pihak yang peduli terhadap keselamatan, semakin besar pula upaya kita dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat yang menggunakan transportasi laut,” tambahnya.
Bantuan tersebut juga melengkapi berbagai langkah yang selama ini dilakukan UPP Kelas III Selayar dalam mendorong peningkatan kesadaran keselamatan pelayaran, termasuk pengawasan serta sosialisasi kepada awak kapal tradisional.
Dengan dukungan berbagai pihak, UPP Selayar berharap standar keselamatan transportasi laut di wilayah kepulauan dapat terus diperkuat. Sebab, bagi masyarakat Selayar, keselamatan bukan sekadar aturan di atas kertas, melainkan kebutuhan mendasar setiap kali kapal meninggalkan dermaga menuju pulau tujuan.

















