News  

PIP Makassar Perkuat Keselamatan Pelayaran Kapal Tradisional di Selayar

Selayar, Porostengah.com – Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) Makassar memperkuat upaya keselamatan pelayaran di Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan, melalui edukasi perawatan mesin bagi awak kapal tradisional guna mencegah kecelakaan akibat gangguan permesinan.

Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) bertema “Penyuluhan Perawatan Mesin Kapal Tradisional dalam Mendukung Keselamatan dan Keandalan Operasional Pelayaran di Kepulauan Selayar” tersebut digelar di Terminal Pelabuhan Benteng Selayar, Sabtu (12/9/2026), dalam rangka memperingati Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) 2026.

PT. BMS HUT RI KE 81 PT. BMS

Kegiatan yang dipimpin Ketua Tim PKM Dr. Ir. H. Ahmad Wahid, ST., MT., M.Mar.E., IPM., itu mendapat dukungan penuh dari Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Selayar melalui program kerja “Syahbandar Mengedukasi”.

Program tersebut menjadi perhatian UPP Selayar menyusul sejumlah kecelakaan kapal tradisional yang salah satunya berkaitan dengan gangguan atau kegagalan fungsi permesinan kapal.

Kepala UPP Selayar Capt. Romy Sumardiawan, MH., mengatakan edukasi mengenai perawatan mesin penting untuk meningkatkan kemampuan awak kapal dalam memastikan kondisi mesin tetap laik dan siap digunakan sebelum melakukan pelayaran.

“Pengetahuan awak kapal mengenai perawatan mesin diharapkan semakin meningkat sehingga dapat mengantisipasi risiko kecelakaan pelayaran maupun kecelakaan kerja,” ujarnya.

Penyuluhan tersebut diikuti 25 awak kapal tradisional yang merupakan pemegang sertifikat Juru Motor Pelayaran Rakyat dan Surat Keterangan Kecakapan (SKK) 60 Mil.

Para peserta antusias mengikuti materi yang diberikan, terutama mengenai pemeliharaan mesin kapal dan pentingnya pemeriksaan kondisi teknis sebelum kapal dioperasikan.

Romy menyampaikan apresiasi kepada Direktur PIP Makassar, tim PKM, dan seluruh sivitas akademika PIP Makassar atas dukungan dalam meningkatkan kualitas keselamatan pelayaran di Kepulauan Selayar.

Ia berharap kegiatan edukasi keselamatan pelayaran dapat terus dilakukan secara berkelanjutan, khususnya bagi awak kapal tradisional yang menjadi bagian penting dari aktivitas transportasi masyarakat kepulauan.

error: Content is protected !!