Sidrap, Porostengah.com – Memperingati Hari Tani Nasional, mahasiswa Pendidikan Profesi Guru (PPG) Calon Guru Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang (UMS Rappang) menggelar Panggung Kreasi Literasi Siswa di SMP Muhammadiyah Rappang, Rabu–Kamis, 23–24 September 2026.
Kegiatan tersebut mengusung tema “Menumbuhkan Kreativitas Literasi Siswa sebagai Wujud Kepedulian terhadap Petani dan Alam.” Panggung Kreasi Literasi Siswa menjadi ruang bagi peserta didik untuk mengembangkan kreativitas, keberanian, dan kemampuan literasi melalui berbagai penampilan.
Rangkaian kegiatan mencapai puncaknya pada Kamis malam, 24 September 2026 di pelataran SMP Muhammadiyah Rappang, dengan menampilkan berbagai karya dan penampilan terbaik siswa. Kegiatan tersebut turut dihadiri pihak sekolah, unsur pemerintah kecamatan, orang tua siswa, serta perwakilan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kab. Sidrap.
Kepala SMP Muhammadiyah Rappang, Ridwan, S.Pd., menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan Panggung Kreasi Literasi Siswa yang digagas mahasiswa PPG UMS Rappang.
Menurutnya, kegiatan tersebut memberikan ruang kepada siswa untuk mengembangkan potensi sekaligus membangun rasa percaya diri.
“Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini. Anak-anak mendapatkan ruang untuk menunjukkan kreativitas dan kemampuan mereka. Ini menjadi pengalaman yang sangat baik bagi siswa, apalagi kegiatan ini dikemas dengan mengangkat isu pertanian dan kepedulian terhadap alam,” ujar Ridwan.
Apresiasi juga disampaikan Sudarso, unsur pemerintah kecamatan Panca Rijang sekaligus orang tua siswa. Ia menilai kegiatan tersebut menjadi bentuk kolaborasi positif antara mahasiswa, sekolah, orang tua, dan pemerintah dalam mendukung perkembangan peserta didik.
“Kegiatan seperti ini sangat positif. Anak-anak tidak hanya belajar di dalam kelas, tetapi juga mendapatkan kesempatan untuk tampil dan mengembangkan potensi mereka. Sebagai orang tua, tentu kami sangat mendukung kegiatan yang memberikan pengalaman positif kepada anak-anak,” ungkap Sudarso.
Sementara itu, Ardi Anugrah Said atau yang mewakili dari BPBD turut memberikan sambutan dalam malam puncak kegiatan. Ia mengapresiasi upaya mahasiswa dalam menghubungkan kegiatan literasi dengan momentum Hari Tani Nasional.
Menurutnya, pengenalan terhadap dunia pertanian dan lingkungan kepada generasi muda penting dilakukan melalui pendekatan yang kreatif dan dekat dengan kehidupan siswa.
Ketua Panitia, Mutiara, S.Pd., mengatakan Panggung Kreasi Literasi Siswa dirancang bukan sekadar sebagai kegiatan peringatan Hari Tani Nasional, tetapi juga sebagai wadah pembelajaran dan pengembangan potensi siswa.
“Kami ingin menjadikan kegiatan ini sebagai ruang bagi siswa untuk berani tampil, berkreasi, dan mengekspresikan kemampuan mereka. Tema tentang petani dan alam kami pilih agar siswa semakin memahami bahwa kehidupan mereka sangat dekat dengan pertanian dan lingkungan,” kata Mutiara.
Ia menambahkan, rangkaian kegiatan yang dilaksanakan selama dua hari tersebut merupakan bagian dari pengalaman mahasiswa PPG dalam menerapkan pembelajaran yang kreatif dan kontekstual di sekolah.
“Malam puncak ini menjadi bagian yang sangat berkesan karena siswa dapat menunjukkan hasil dari proses yang mereka jalani. Kami juga berterima kasih kepada Kepala Sekolah, guru-guru, orang tua, pemerintah kecamatan, BPBP, dan seluruh pihak yang telah mendukung kegiatan ini,” tambahnya.
Panggung Kreasi Literasi Siswa tersebut kemudian ditutup dengan penampilan terbaik para siswa dan penerimaan pengahargaan setiap kategori juara lomba. Antusiasme siswa, guru, orang tua, dan tamu undangan membuat malam puncak berlangsung semarak.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa PPG UMS Rappang berharap semangat literasi tidak hanya tumbuh melalui kegiatan membaca dan menulis, tetapi juga melalui kreativitas, kepedulian terhadap lingkungan, serta penghargaan terhadap para petani sebagai bagian penting dalam kehidupan masyarakat.
















